Sawah di Bojonegoro Terendam Banjir, Mentan: Kita Ganti Rugi


topjatim.com, Jakarta - Curah hujan yang tinggi beberapa hari belakangan membuat sungai Bengawan Solo meluap. Akibatnya, ratusan hektar sawah Kecamatan Balen, Kanor dan Baureno, di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menjadi gagal panen.

Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman mengungkapkan, telah menyiapkan ganti rugi untuk para petani yang sawahnya terendam banjir.

"Kita sudah perhitungkan. Di Bojonegoro, 1.000 hektare. Kita ganti benihnya, kan ada asuransi. Itulah fungsi asuransi," kata Menteri Amran, di Toko Tani Indonesia Center, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2017).

Amran menjelaskan, asuransi untuk para petani ini merupakan program yang digagas oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia pun mengaku, pihaknya bakal menyiapkan sekitar 1 juta hektare lahan yang bakal diasuransikan.

"Yang asuransi sekarang 640 ribu hektare, kita siapkan 1 juta hektare. Itu sudah banyak sekali, karena kita hitung bencana biasanya 200 ribu hektare. Tapi yang tercover sudah 640 ribu," kata dia.

"Yang menarik ada petani di Sumatera karena banjir langsung dapat satu juta. Padahal baru tanam benih paling biaya baru Rp 500 ribu," sambung Amran.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya bakal mencairkan asuransi kepada petani tersebut paling lambat minggu ini untuk di wilayah Bojonegoro.

"Nah dulu enggak ada (asuransi), kalo banjir kasian petani, mereka bangkrut. Asuransi kami minta satu minggu sudah cair," tutup Amran. [dtk]

0 Comments