Jakarta,
TOPJATIM – Mutasi jabatan Pati dan Pamen di jajaran Kepolisian terus
bergulir ditengah tingginya perhatian masyarakat menyoroti kinerja
Kepolisian akhir akhir ini, yang paling menyita perhatian Publik, yakni
Kasus Irjen Ferdi Sambo dan disusul kasus Tragedi stadion Kanjuruhan
Malang yang menelan ratusan korban jiwa melayang.
Hal ini jadi
menarik, karena Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta masuk dalam
Telegram Rahasia (TR) Kapolri. Dikarenakan Posisinya sebagai Kapolda
Jawa Timur digantikan oleh Irjen Teddy Minahasa, apakah ini hasil
Evaluasi Kinerja atau hanya Mutasi biasa ?
Sehubungan dengan mutasi tersebut:
“Kapolri
Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan Surat Telegram (ST)
bernomor: ST/2134/X/KEP/2022 bertanggal 10 Oktober 2022.
Perwira
tinggi Polri yang terkena mutasi, seperti Kapolda Sumatera Barat Irjen
Teddy Minahasa yang akan menggantikan posisi Kapolda Jawa Timur Irjen
Nico Afinta. Maka Nico dipindahkan ke jabatan baru, yaitu Sahlisosbud
Kapolri.
Teddy Minahasa berkarir di Kepolisian
disebut
merupakan seorang anggota Korps Bhayangkara lulusan Akademi Polisi
(Akpol) Tahun 1993. Sebelum dipercaya untuk menggantikan posisi Irjen
Nico Afinta nanti, ia pernah menjabat sebagai Kasubditmin Regident
Ditlantas Polda Jawa Tengah Tahun 2008 dan Kabidregident Ditlantas Polda
Metro Jaya.
Lalu, pada Tahun 2011 lalu Teddy dipercaya untuk
memegang Tongkat Komando, yakni menjadi Kapolres Malang Kota.
Selanjutnya, pada 2013 Teddy menjabat sebagai Kasubbagjiansisops
Bagjiansis Rojianstra Sops Polri dan juga Kaden C Ropaminal Divpropam
Polri.
Hanya berjarak satu Tahun, ternyata Teddy dipercaya
sebagai Ajudan Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla
pada 2014, selama tiga Tahun. Kemudian, Teddy kembali mengabdikan
dirinya kepada Negara dengan menjadi Staf Ahli Wakil Presiden RI pada
Tahun 2017.
Jabatan itu tak lama diduduki Teddy, karena ia
dimutasi menjadi Karopaminal Divpropam Polri pada Tahun 2017. Jabatan
ini hanya ia laksanakan selama satu Tahun saja, karena pada Tahun 2018
Teddy kembali dipercaya memegang Tongkat Komando dengan menggantikan
posisi Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yaitu Kapolda Banten.
Masih
di Tahun yang sama, Teddy pun terkena mutasi jabatan sebagai Wakapolda
Lampung. Hanya berselang satu Tahun, posisinya pun kembali digeser
menjadi Sahlijemen Kapolri pada Tahun 2019.
Dua tahun menjabat
sebagai Sahlijemen Kapolri, Teddy pun kembali dipercaya untuk memegang
Tongkat Komando, yakni untuk menjadi Kapolda Sumatera Barat pada Tahun
2021 dan sekarang Teddy Minahasa dipercaya sebagai Kapolda Jawa
Timur. (san/gion).

0 Comments